Trump Pernah Usir Wanita Berjilbab Di Kampanye? – Sebagai republik federal yang dijuluki “Adikuasa”, perubahan kecil pada Amerika bahkan mampu menarik perhatian dunia. Salah satu hal tentang Amerika Serikat yang sering dibincangkan oleh para blogger di blognya adalah mengenai politik. Seperti momen pemilu beberapa waktu lalu. Persaingan politik berupa pemilihan presiden Amerika Serikat yang belum lama terjadi antara Hillary Clinton dan Donald Trump. Kedua calon presiden ini merupakan kandidat kuat dari masing – masing kubu. Namun, pada akhirnya Hillary harus menerima kekalahannya atas Trump.

Baik sebelum maupun sesudah menjadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kerap kali menngeluarkan pernyataan – pernyataan yang cukup kontroversial. Pada masa kampanyenya, tim kampanye Trump pernah mengusir seorang wanita berjilbab yang menghadiri kampanye tersebut. Padahal menurut pernyataan wanita berjilbab tersebut ia tidak membuat suatu keributan apapun. Wanita tersebut hanya berdiri dalam diam di belakang Trump yang sedang berkampanye.

Menurut penuturan wanita bernama Rose Hamid ini ia dikeluarkan dari kerumunan massa yang berkampanye dan sempat mendengar pendukung fanatik Trump meneriakkan “ Keluar!”. Selain itu, kalimat yang lebih menyedihkan yang sempat ia dengar adalah “Kamu punya bom.” dari seseorang yang Hamid pun tak tahu ia siapa. Hamid merasa hal – hal yang dialaminya begitu aneh.

Mengenai kejadian tersebut, salah satu personil Departemen Kepolisian Rock Hill yang bernama Mayor Steven Thompson memberikan tanggapan atas hal tersebut. Menurut informasi yang ia ketahui Hamid dikeluarkan setelah salah satu panitia kampanye mengucapkan sebuah kalimat yang kurang lebih berbunyi “Siapapun yang membuat gangguan harus dikeluarkan”.

Lalu siapa yang sebenarnya benar? Padahal saat itu Rose Hamid hanya memperhatikan dengan tertib dan damai. Apakah itu sebuah kesalahan?

Sebelumnya Hamid sendiri bercerita bahwa tujuannya datang ke kampanye hanyalah untuk menunjukkan bagaimana Muslim sebenarnya, bahwa umat Muslim adalah umat yang penuh perdamaian. Hal itu ia lakukan karena mungkin banyak dari pendukung Trump yang belum pernah bertemu atau berinteraksi dengan umat Muslim.

Hamid memang bergabung dengan anggota bandar sbobet lainnya di lokasi di mana sekelompok orang ingin melakukan protes dengan tenang atas pernyataan – pernyataan Trump tentang Islam. Namun saat itu, baik Hamid maupun sekumpulan orang tersebut tidak melakukan kegaduhan yang dapat membuat mereka perlu diusir dari lokasi kampanye.

Ada satu hal yang cukup menyentuh yang terjadi bersamaan dengan kejadian pengusiran tersebut. Kala Hamid digiring keluar, beberapa pendukung Trump di dekatnya memgang tangannya dan mengucapkan kata “Maaf”. Mereka adalah contoh pendukung yang berhati baik. Karena tidak semua pendukung calon tertentu berhati buruk, pasti ada yang baik juga.

Segala Hal Tentang Politik Amerika Serikat
Artikel Blog Informasi Konten Politik

Segala Hal Tentang Politik Amerika Serikat

Segala Hal Tentang Politik Amerika Serikat – Amerika Serikat merupakan salah satu negara adidaya yang berada di Benua Amerika. Negara ini menjadi salah satu negara tujuan bagi seluruh pelancong yang ada di dunia. Selain itu, Amerika Serikat juga merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan bagi para pencari suaka dan perlindungan. Amerika Serikat merupakan sebuah negara yang menganut sistem demokrasi. Negara tersebut juga menggunakan sistem pemerintahan republik konstitusional federal. Hal ini membuat posisi kepala negara dan kepala pemerintahan dijabat oleh Presiden. Akan tetapi, kekuasaan Presiden Amerika Serikat tidaklah mutlak. Kekuasaan yang ada pada pemerintah juga dibagi dengan beberapa lembaga negara seperti Kongres dan Lembaga Peradilan, serta Pemerintah Federal.

Seperti kebanyakan negara demokrasi, maka kekuasaan pemerintah di Amerika Serikat dibagi menjadi tiga wewenang yaitu eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Kekuasaan eksekutif dipegang oleh Presiden. Akan tetapi, tidak seperti kebanyakan negara demokrasi lain yang mengatur bahwa pimpinan eksekutif bertanggung jawab terhadap kekuasaan, pemimpin eksekutif di Amerika Serikat tidak mempunyai tanggung jawab apapun terhadap pemimpin legislatif. Sedangkan kekuasaan legislatif atau membuat sistem perundang-undangan dimiliki oleh Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat. Kekuasaan yudikatif dijalankan oleh Mahkamah Agung dan pengadilan yang ada di negara peradilan. Amerika Serikat menggunakan sistem dwi partai. Hal ini membuat Amerika Serikat hanya memiliki dua partai politik yang diakui yaitu Partai Demokrat dan Partai Republik.

Amerika Serikat juga memiliki beberapa ideologi yang mendominasi dan dianut oleh sebagian besar rakyat Amerika. Salah satunya adalah ideologi Republikanisme. Apa yang dimaksud dengan ideologi Republikanisme? Secara umum, ideologi ini menganut beberapa prinsip yang harus dijalankan oleh semua penganut paham Republikanisme. Salah satunya adalah bahwa setiap warga negara Amerika Serikat harus mampu dan mau mematuhi setiap aturan dan kebijakan yang telah pemerintah buat. Selain itu, setiap warga negara harus memenuhi panggilan tugas militer jika suatu saat negara membutuhkan suatu pertolongan karena keadaan yang genting. Selain itu, ideologi Republikanisme juga sangat gencar dalam melakukan aksi anti korupsi yang menjadi salah satu masalah paling besar di suatu negara. Selain itu, ideologi ini juga menjamin bahwa setiap warga negara dapat memilih wakilnya di pemerintahan melalui pemilihan umum yang dilaksanakan secara transparan. Ideologi Republikanisme juga menjamin hak dasar bagi setiap warga negara seperti kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum, kebebasan beragama, kebebasan bermain game online di agen bola dan kebebasan berbicara.

Politik di Amerika Serikat juga tidak terlepas dari kebijakan negara tersebut dalam mengelola sistem ekonomi mereka. Negara ini pernah menggunakan beberapa ideologi yang berbeda dalam mengelola ekonomi negara. Hal ini tidak terlepas dari adanya pengaruh ideologi politik yang dianut. Pada awalnya, Amerika Serikat pernah menggunakan laisses-faire sebagai sistem ekonomi negara. Setelah itu, Amerika Serikat kemudian menggunakan liberalisme modern dalam mengatur ekonomi negara. Hal ini memicu pernolakan dari beberapa ideologi lain seperti konservatisme Amerika modern. Kedua ideologi ekonomi tersebut akhirnya mengalami perseteruan bahkan hingga saat ini.

Sebagai sebuah negara adidaya, Amerika Serikat juga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keadaan politik di dunia. Meskipun pada awalnya, Amerika Serikat memilih sikap tidak berpihak kepada beberapa negara yang terlibat Perang Dunia I, pada akhirnya Amerika Serikat menjadi salah satu pemenang dari Perang Dunia II. Hal ini juga didukung dengan arah kebijakan politik luar negeri Amerika Serikat yang memilih internasionalisme.

Perkembangan Politik Amerika Serikat
Artikel Blog Informasi Konten Politik

Perkembangan Politik Amerika Serikat

Perkembangan Politik Amerika Serikat – Amerika Serikat merupakan salah satu negara adidaya yang menganut sistem pemerintahan federal dengan demokrasi. Oleh karena itu, ada beberapa negara bagian di Amerika Serikat yang memiliki wewenang untuk mengatur segala keadaan di negara bagian tersebut. Selain itu, layaknya negara demokrasi lainnya, Amerika Serikat juga mengadakan pemilihan umum yang digunakan untuk memilih wakil rakyat termasuk Presiden Amerika Serikat. Lantas, seperti apa sistem pemerintahan negara bagian dan daerah yang ada di Amerika Serikat? Dan bagaimana pemilihan umum di Amerika Serikat dilaksanakan?

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, negara Amerika Serikat memiliki beberapa negara bagian. Setiap negara bagian dipimpin oleh suatu pemerintahan yang mempunyai kewenangan khusus untuk mengurus dan membuat peraturan di negara bagian tersebut secara mandiri dan tidak terpengaruh oleh kekuasaan pemerintah pusat. Beberapa peraturan yang dibuat pemerintah negara bagian adalah peraturan yang mengenai beberapa aspek kehidupan seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi, dll. Seperti layaknya suatu sistem demokrasi yang dijalankan, maka negara bagian juga memiliki kekuasaan yang dibagi menjadi tiga bagian yaitu kekuasaan eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Setiap pemimpin negara bagian juga akan dipilih dengan menggunakan beberapa pemilihan umum yang harus dilakukan. Pemilihan umum tersebut akan dilakukan secara berkala sesuai dengan proses dan masa jabatan. Sebagai contoh pemimpin eksekutif negara bagian akan dipilih setiap empat tahun sekali sesuai dengan masa jabatan yang ada.

Amerika Serikat merupakan satu dari sedikit banyak negara demokrasi yang menerapkan sistem dwi partai. Hal ini berarti hanya ada dua partai yang diakui oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengirimkan anggotanya pada suatu pemilihan umum di Amerika Serikat. Kedua partai tersebut secara bergantian terus memenangkan pemilihan umum di Amerika Serikat. Kedua partai tersebut adalah Partai Demokrat dan Partai Republik. Partai Demokrat dikenal sebagai partai yang berhaluan kiri. Hal ini berarti Partai Demokrat di dalam sistem pemerintahan akan mendukung Amerika Serikat untuk menganut ideologi liberalisme Amerika Serikat. Sedangkan Partai Republika merupakan sebuah Partai yang menganut ideologi konservatif Amerika Serikat. Kedua ideologi tersebut mempunyai dasar pemikiran yang berbeda. Kemenangan satu dari dua partai tersebut akan mempengaruhi arah kebijakan politik yang dilakukan oleh Amerika Serikat termasuk kebijakan politik luar negeri. Selain itu, biasanya dua partai tersebut akan mengirimkan satu calon presiden yang bisa mewakili partai sehingga calon presiden yang terpilih menandakan dominasi dari dua partai tersebut.

Lantas, bagaimana pemilihan umum di Amerika Serikat? Pemilihan Umum di Amerika Serikat biasanya dilakukan dalam kurun waktu dua tahun sekali. November dipilih menjadi bulan pemilu bagi Amerika Serikat. Selain itu, pemilihan umum juga akan dilakukan pada hari selasa yang jatuh setelah senin pertama di bulan November. Pemilihan umum yang dilakukan setiap dua tahun sekali adalah pemilihan yang digunakan untuk memilih senator dan anggota DPR. Sedangkan pemilihan presiden akan diadakan setiap empat tahun sekali. Adanya pemilihan umum yang dilakukan dengan cara memilih calon tertentu membuat pemilihan umum di Amerika Serikat berbeda dengan yang ada di negara – negara dengan sistem parlementer. Mengapa? Di negara dengan sistem demokrasi parlementer yang lain biasanya mereka akan memilih partai politik tertentu untuk mendapatkan calon pemimpin. Sedangkan Amerika Serikat menggunakan sistem pemilihan umum secara langsung dimana rakyat memilih calon pemimpin mereka.

Sosok Politikus Terkenal AS – Obama
Artikel Blog Informasi Politik

Sosok Politikus Terkenal AS – Obama

Sosok Politikus Terkenal AS – Obama – Ada apa, sih dengan politik Amerika Serikat? Mengapa banyak sekali orang yang membicarakannya? Bahkan perhatian dunia sepertinya sering kali lebih tertarik dengan politik di Amerika Serikat daripada politik negara lain.

Sebelumnya, mari pahami lebih dahulu apa itu “Politik”. Politik tentu terkait dengan urusan kepentingan baik itu individu maupun kelompok. Kepentingan tentu terkait sebuah tujuan, misalnya ingin menang dalam sebuah pemilu atau posisi tertentu. Di negara seperti Amerika tentu saja politik juga berjalan, bahkan lebih hebat dibandingkan negara berkembang. Setiap presiden yang memimpin amerika tentu saja menjalankan sebuah strategi politik karena dengan cara itu seorang calon bisa menang. Politik dijalankan dengan berbagai cara seperti membentuk koalisi yang tentu pada akhirnya akan bisa mencapai tujuan. Setiap pemimpin pun punya strategi politik yang pastinya dirancang agar bisa mengalahkan lawan.Begitupun dengan Obama yang pernah dua kali menjabat presiden AS.

Amerika serikat merupakan gabungan dari beberapa negara bagian yang membentuk republik federal yang berideologi liberal. Ideologi liberal merupakan sebuah paham yang berpendapat bahwa persamaan hak dan kebebasan merupakan nilai politik yang utama. Walaupun mengutamakan kebebasan, bukan berarti warga masyarakat Amerika Serikat bebas – sebebasnya untuk bermain judi bola online sesuka hati. Tentu saja masih ada peraturan yang membatasi kebebasan tersebut. Bayangkan betapa kacaunya Amerika Serikat jika warganya benar – benar bebas dan tidak memiliki aturan. Tentu akan terjadi kekacauan, bukan?

Sosok Politikus Terkenal AS - Obama

Secara logika, mengapa sih politik di Amerika Serikat sangat sering menjadi materi diskusi oleh banyak orang terutama pengamat politik di berbagai belahan dunia? Seperti yang kita tahu, Amerika Serikat kerap dijadikan sebagai patokan atau standar tertentu pada beberapa bidang. Banyak negara yang menjadikan Amerika Serikat sebagai contoh kemajuan yang perlu dikejar. Oleh karena itu, jika dipikir dengan logika, maka masuk akal jika banyak sekali yang memerhatikan hal – hal yang berkaitan dengan republik federal tersebut – termasuk politik.

Berbicara mengenai politik Amerika Serikat, tentunya tidak akan terlepas dari pemilihan presiden bagi negara ini. Pemilihan pengisi kursi presiden telah dilakukan sejak lama sekali. Dan dapat ditebak bahwa banyak sekali orang yang langsung memikirkan nama “Barack Obama” begitu kata Presiden Amerika Serikat disebut.

Mari berkenalan sebentar dengan Obama! Obama adalah orang keturunan Afrika Amerika pertama yang berhasil menempati kursi Kepala Negara sekaligus Kepala Pemerintahan Amerika Serikat. Obama merupakan sosok politikus yang cerdas dan dikenal ramah pada orang lain. Politikus yang satu ini menempuh studi sarjana dan memperoleh gelar di Columbia University. Tidak berhenti di pendidikan sarjana saja, Obama melanjutkan studi master dan mendapatkan gelarnya di Harvard Law School. Wah, latar pendidikan Obama sangat baik, bukan?

Sekilas Perjalanan Politik George Walker Bush
Artikel Blog Informasi Politik

Sekilas Perjalanan Politik George Walker Bush

Sekilas Perjalanan Politik George Walker Bush – Amerika Serikat adalah sebuah republik federal dengan pemerintahan yang dikepalai oleh seorang Presiden serta memegang ideologi Liberal. Paham liberalisme sendiri merupakan ideologi, pandangan, dan tradisi politik yang didasari oleh pemahaman – pemahaman persamaan hak serta kebebasan merupakan nilai politik yang utama.

Presiden adalah pemimpin untuk urusan kenegaraan dan pemerintahan. Sebagai salah satu negara yang sudah lama berdiri, Amerika Serikat telah memiliki banyak presiden yang pernah menjabat. Salah satu nama Presiden Amerika Serikat yang cukup terkenal adalah George Walker Bush.

Jabatan presiden USA ke – 43 berhasil diduduki oleh George Walker Bush dengan wakilnya Dick Cheney. Pria yang lahir pada tanggal 6 Juli 1946 ini merupakan seseorang yang sangat terpelajar. Pria berkewarganegaraan Amerika ini merupakan lulusan Universitas Yale dan juga Harvard Business School. Dari Universitas Yale, ia meraih gelar Bachelor of Arts dalam bidang sejarah di tahun 1968. Sedangkan dari Harvard Business School ia menyandang gelar Master of Business Administration. Istrinya bernama Laura Welch Bush. Dari pernikahannya dengan Laura dilahirkan dua orang anak. Kedua anak tersebut bernama Barbara Pierce Bush dan Jenna Welch Hager. Lelaki yang dilahirkan di New Haven, Connecticut, Amerika Serikat ini memulai kegiatan politiknya saat berpartisipasi dalam kampanye ayahnya sebagai senator dari Texas.

George Walker Bush merupakan seorang politikus yang berhasil menduduki kursi Presiden Amerika Serikat selama dua periode. Periode pertama ia terpilih menjadi presiden adalah pada tahun 2000. Pada periode jabatannya yang pertama ini Bush dilantik pada tanggal 20 Januari 2001. Setelah masa jabatan pertamanya berakhir di tahun 2004, politikus yang sebelumnya menjabat menjadi Gubernur Texas ke – 46 (1995 – 2000) ini mengikuti kembali pemilu di tahun yang sama. Pada pemilu tahun 2004 tersebut, George Walker Bush kembali terpilih untuk mengemban tugas menjadi kepala negara sekaligus kepala pemerintahan Amerika Serikat. Baru setelah masa jabatannya berakhir, Presiden Barack Obama terpilih di pemilu berikutnya dan menduduki kursi Presiden Amerika Serikat.

George Walker Bush merupakan sosok yang hadir dari keluarga politikus. Ia adalah bagian dari Keluarga Bush yang merupakan bagian dari Partai Republik dan politik Amerika Serikat. Bush merupakan putra sulung dari pasangan suami – istri George H. W. Bush dan Barbara Bush. Ayah Bush sendiri pernah menduduki kursi Presiden Amerika Serikat. Kakek dari George Walker Bush adalah Prescott Bush. Prescott Bush merupakan mantan Senator Amerika Serikat dari Connecticut. Darah politik tidak berhenti pada Bush, adiknya yang bernama Jeb Bush juga pernah menjadi pemegang jabatan penting dalam pemerintahan. Jeb Bush pernah menjadi Gubernur di Florida.

Mengenal Politikus AS, Bill Clinton
Uncategorized

Mengenal Politikus AS, Bill Clinton

Mengenal Politikus AS, Bill Clinton – Amerika Serikat atau yang dalam Bahasa Inggris disebut sebagai United States of America (USA) merupakan salah satu negara dengan eksistensi yang sangat berpengaruh pada negara lainnya. Amerika Serikat terdisi atas beberapa negara bagian. Bentuk Amerika Serikat adalah republik federal.

Amerika Serikat merupakan salah satu negara penganut paham liberal. Apa itu paham liberal? Paham liberal merupakan sebuah paham yang isinya berpendapat bahwa persamaan hak serta kebebasan merupakan nilai politik yang utama. Warga Amerika Serikat berhak merasakan kebebasan baik dalam hal beropini maupun hal – hal lain. Namun tentunya kebebasan tersebut dibatasi oleh peraturan – peraturan tertentu pula. Karena kebebasan yang terlalu bebas juga dikhawatirkan akan menimbulkan kekacauan.

Berbicara mengenai politik, akan lebih baik jika ditemani secangkir minuman dan setoples kudapan. Mengapa? Karena politik merupakan salah satu topik pembahasan yang cukup menarik dan panjang untuk didiskusikan. Politik itu seperti ketika anda bermain judi online tanpa henti dan tidak akan bosan untuk memainkannya, seperti itu lah politik, politik akan selalu banyak di bincangkan & akan terus disikusikan oleh orang banyak dan pembahasan tentang politik tidak akan pernah habis untuk didiskusikan. Politik adalah berita hangat yang bisa mempengaruhi kehidupan seseorang dan dunia.

Terlebih lagi jika yang dibicarakan adalah mengenai politik Amerika Serikat. Topik yang selalu menjadi perbincangan panas akan selalu lebih seru untuk dibahas. Contohnya adalah saat pemilihan umum Presiden ke – 45 yang belum lama ini berlalu. Perebutan suara antara Hillary Clinton dan Donald Trump untuk kursi Presiden Amerika Serikat sempat menimbulkan persaingan yang tegang antara kedua belah pihak. Biasanya pihak yang bersitegang adalah pendukung dari masing – masing kandidat.

Mendengar nama Hillary Clinton yang cukup populer, bagaimana jika dengan nama Bill Clinton? Apakah Anda pernah menengar namanya atau justru bertemu dengannya?

Bill Clinton merupakan politikus andal yang juga merupakan suami dari Hillary Clinton. Nama panjangnya adalah William Jefferson Clinton. Namun, nama yang ia dapatkan saat lahir adalah William Jefferson Blythe III. Politikus yang terlahir di Hope, Arkansas ini merupakan Gubernur Arkansas ke – 40 dan 42. Ya, ia menjabat sebagai Gubernur Arkansas selama dua periode yang tidak berturut – turut. Pria kelahiran 19 Agustus 1946 ini juga telah mampu menduduki kursi Kepala Pemerintahan sekaligus Kepala Negara Amerika Serikat selama dua periode.

Mulai dari tanggal 20 Januari 1993 Bill Clinton telah menduduki kursi Presiden Amerika Serikat yang ke – 42. Dua periode jabatannya tersebut berakhir pada 20 Januari 2001. Bill Clinton bukanlah politikus amatir. Ia bukanlah anak bawang dalam dunia politik, terbukti dari pencapaiannya dalam pemilihan kursi pemerintahan. Bill Clinton merupakan politikus yang berlatar belakang pendidikan yang sangat baik. Untuk mendapatkan gelar sarjana, Bill menempuh studi hingga akhirnya di wisuda di Georgetown University. Setelah kelulusannya di Georgetown University, Bill mendapat kesempatan melanjutkan studi di Oxford University dengan Beasiswa Rhodes. Akan tetapi, gelar hukum Bill didapat setelah ia lulus dari Yale University.

Tokoh Pada Pemilu Presiden AS Ke – 45
Uncategorized

Tokoh Pada Pemilu Presiden AS Ke – 45

Tokoh Pada Pemilu Presiden AS Ke – 45 – Amerika Serikat sebagai salah satu acuan bagi beberapa negara menjadikan setiap gerak – geriknya diperhatikan oleh tiap pasang mata. Salah satu topik hangat mengenai politik Amerika Serikat yang belum lama ini berlalu adalah mengenai Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat. Persaingan terjadi antar dua kandidat kuat calon presiden. Hillary Clinton dan Donald Trump berusaha menarik atensi dan suara rakyat agar memenangkan voting untuk menduduki kursi presiden. Pemilihan umum Presiden AS ke – 45 berakhir dengan hasil suara untuk Trump yang lebih banyak dari Hillary.

Bagi sebagian orang, nama kedua politikus tersebut sudahlah tidak asing di telinga. Namun, bagi orang – orang yang tidak tahu, tentu akan muncul pertanyaan “Siapa mereka sebenarnya?” Seperti informasi yang banyak bertebaran di dunia maya, dua orang ini merupakan politikus handal yang memiliki pendukung yang kuat. Trump sendiri walaupun seringkali dikritik karena pernyataannya yang kontroversial, ia juga memiliki banyak pendukung yang ingin memilihnya menjadi presiden. Dan pada akhirnya hal itu pun terwujud. Lalu, siapa sebenarnya Hillary Clinton ini? Informasi umum lain mengenai Hillary selain ia sebagai saingan Trump mudah dicari di internet dan sumber lainnya.

Politikus wanita yang satu ini memiliki nama lengkap Hillary Diane Rodham Clinton. Hillary dilahirkan di Chicago, Ilionis pada 26 Oktober tahun 1947. Hillary adalah sosok politikus yang cukup kuat. Dahulu ia adalah seorang pengacara. Anaknya yang bernama Chelse Clinton adalah keturunannya dari pernikahan dengan Bill Clinton. Bill Clinton, suami Hillary merupakan Presiden Amerika Serikat ke – 42.

Saat menyalonkan diri untuk kursi kepala negara sekaligus kepala pemerintahan Amerika Serikat, Hillary bukanlah orang baru di bidang politik. Mulai daro 3 Januari 2001 hingga 21 Januari 2009, Hillary telah menduduki kursi jabatan Senator Amerika Serikat dari New York. Sebagai salah satu orang yang pernah duduk di kursi senator, Hillary merupakan salah satu politikus terpelajar yang menempuh studi dengan baik. Ia merupakan lulusan Wellesley College serta Yale Law School. Wellesley College merupakan tempat ia menimba ilmu untuk kemudian mendapatkan gelar sarjana. Sedangkan Yale Law School adalah tempat ia menempuh studi master dan mendapatkan gelar dari universitas tersebut.

Dalam kampanyenya, Hillary hadir dengan berbagai visi misi yang menggebu – gebu. Dalam kampanye yang ia lakukan, Hillary memfokuskan beberapa poin penting yang ingin ia tawarkan pada warga negara yang akan menyumbangkan suaranya di hari pemilihan umum. Beberapa di antara poin tersebut adalah usaha atas peningkatan pendapatan masyarakat kelas menengah, usaha pendirian pra – sekolah universal, perbaikan Undang – Undang Layanan kesehatan terjangkau, hingga biaya kuliah yang lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.